Langsung ke konten utama

PENDAKIAN GUNUNG SEMERU 3676 MDPL

PERJALANAN MENUJU PUNCAK ABADI PARA DEWA

Oleh : m. Uwes al - qoroni

Dengan ucapan rasa syukur kepada Alloh SWT serta ucapan terimakasih saya haturkan kepada orang tua saya, serta sahabat/i yang telah membantu melancarkan trip ke gunung semeru ini, tak lupa kepada saven adventure yang telah mengadakan open trip mahameru tertanggal 20-25 juni 2018.

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung idaman bagi para pendaki, alamnya yang mempesona dibumbui dengan keindahan ranu kumbolo membuatnya semakin menjadi idaman serta membuat candu para pendaki untuk melangkahkan kakinya lagi di gunung semeru.

Awal perjalanan dimulai dari hari rabu 20 juni 2018 kira-kira jam 20:00 menggunakan kereta api mataremaja dari setasiun Pekalongan sampai ke setasiun Malang Kota Baru. Tiba di setasiun Malang hari kamis 21 juni 2018 pukul 08:00. Alhamdulillah tiba di Malang dengan selamat walau badan terasa pegel-pegel karena seharian di kereta hehehe.......










Loc; Stasiun Malang Kota Baru

Dari setasiun Malang perjalanan dilanjut ke pasar Tumpang menggunakan angkutan kota, kira-kira sampai pasar Tumpang jam 09:00, setelah tiba di pasar Tumpang kami istirahat, bersih diri dan makan disana. Setelah semua selesai kami membeli logistik untuk pendakian di gunung semeru dan perjalanan di lanjut kira-kira pukul 12:30 dengan menggunakan jeep ke bascam ranupani.



Loc : pasar Tumpang

Dari pasar tumpang ke ranu pani memang cukup melelahkan, namun sensasi naik jeep bersama sahabat/i serta gugusan indahnya alam yang Alloh ciptakan membuat mata tak bisa berhenti memandang keindahanya, melewati kebun apel warga serta melintas di atas luasnya sabana gunung bromo yang begitu indah, tak terasa jeep berhenti di desa tertinggi yaitu ranu pane, kira-kira sampai ranu pane jam 16:00. Setelah turun kami langsung brifing bersama sahabat saver yang menjelaskan apa saja yang dilarang di kawasan gunung semeru serta informasi yang penting lainya.



Loc : ruang brifing dari sahabat saver

Perjalanan mendakipun kami mulai kira-kira pukul 17:00, sebelum mendaki kami mulai denagan brifing ulang serta tak lupa berdoa, dari bascam ranu pani  perjalanan sudah mulai menggunakan kaki, setiap langkah kaki akan sangat bermakna untuk menuju puncak abadi para dewa.


Loc: gerbang pendakian gunung semeru

Dari gerbang kami niatkan untuk ngecam yang pertama itu di ranu kumbolo, awal  perjalanan dari gerbang sampai pos 1 berjalan  lancar dengan jalur yang lumayan landai kira-kira sampai pos 1 pukul 20:00, sambil melemaskan kaki dan menyeruput kopi tiba-tiba hujan menyerbu kita dengan derasnya, kami tunggu beberapa menit ternyata hujan tak kunjung reda, kamipun memutuskan untuk lanjutkan perjalanan. Dari pos 1 teryata sampai Ranu kumbolo pukul 00:00 dengan trek yang becek, kamipun langsung mendirikan tenda di bibir ranu kumbolo dengan diguyur hujan dan diselimuti dingin, setelah itu kami ganti pakaian, makan dan tidur, kira kira pukul 02:00 kami tidur. Tak berselang lama hujan semakin deras mengguyur tenda kami hingga pukul 04:00 air masuk kedalam tenda.... ya kebanjiran..... saat itu kami menunggu sampai berganti hari,pada saat itu hampir pupus harapan kami untuk bisa ke puncak namun  tepat hari jumat 22 juni 2018 jam 10:00 ada harapan, matahari muncul dengan begitu teriknya, kami keluar tenda foto-foto dan memutuskan untuk pacing ke tempat ngecam ke 2 yaitu di kalimati.

           


Loc: ranu kumbolo G Semeru

Dari ranu kumbolo hari jumat kira-kira pukul 12:30 kami lanjut perjalanan ngecam ke pos 2 kalimati dimulai, mula-mula kita mengikuti jalan yang mengitari ranu kumbolo tersebut, sambil memanjakan mata dengan indahnya ranu kumbolo yang begitu menawan, setelah tak lama berjalan maka di blakang selter ranu kumbolo akan di temui sebuah tanjakan yang begitu terjal dan menyimpan banyak mitos

.   

Loc: Tanjakan cinta ranu kumbolo

Di  tanjakan cinta beredar mitos bahwasanya siapapun yang mendaki dan memikirkan seseorang yang di cintai tanpa menengok keblakang dan tanpa istirahat sampai di atas maka orang yang difikirkannya kelak akan menjadi miliknya. Percaya atau tidak? Ya....semua itu tergantung keyakinan orang masing-masing.

Setelah mendaki di tanjakan cinta cukup lama dan turun sedikit lalu kita akan dihadiahi hamparan sabana yang luas yang disebut dengan nama oro-oro ombo.

  

Loc: oro-oro ombo G semeru

Sesampainya di oro-oro ombo kami di temukan dengan tanaman berwarna ungu dan hampir mirip dengan bunga lavender namun sebetulnya itu adalah hama yang sangat banyak menyerap air sehingga bisa mengalahkan tanaman asli gunung semeru karena itu para pendaki diperbolehkan memetik menginjak atau membawanya pulang. Di oro-oro ombo perjalanan kira-kira 1-2 jam sampai di cemoro kandang, dengan jalan yang landai.

 

Loc: cemoro kandang.

Sambil mengistirahatkan badan setelah melewati oro-oro ombo, di cemoro kandang ini kita bisa membeli semangka atau jajanan lain yang dijual oleh penduduk. Serta menikmati sejuknya hutan gunung semeru yang masih rimbun sembari mempersiapkan tenaga untuk menuju jambangan dengan jalan yang sudah mulai menanjak dan terjal serta pasir haluspun mulai kita jumpai diarea jalan menuju jambangan dan waktu yang ditempuh kira-kira 2-3 jam.

    
Loc: jambangan G semeru.

Setelah sampai di jambangan kalian akan melihat gagahnya gunung semeru yang begitu besar sehingga mata tak ingin berhenti melihatnya, sesekali letupan kawah jonggring saloka juga terlihat dari sini, sehingga menambah keindahan dan kegagahan gunung semeru. Kemudian setelah menikmati keindahannya kami melanjutkan perjalanan dari jambangan ke tempat ngecam ke 2 yaitu di kalimati kira-kira perjalanan dari jambangan ke kalimati kurang lebih 1-2 jam.

Loc: kalimati gunung semeru.

Setelah kami sampai di kalimati kira-kira pukul 17:00 kamipun segera mendirikan tenda, di ketinggian kurang lebih 2700 mdpl udara dingin yang terasa sungguh menusuk tulang, kamipun segera membuat kopi, makanan, ganti baju, serta tidur untuk persiapan samiit besok.

Sebenarnya dari TNBTS (taman nasional bromo tengger semeru) para pendaki tidak diperkenankan untuk mendaki ke puncak batas aman hanya sampai kalimati, jika melebihi kalimati dan pendaki memaksakan diri ke puncak sudah bukan tanggung jawab TNBTS. namun apa daya para pendaki kalau ke semeru belum sampai ke puncak abadi para dewa jadi kurang greget hehehe....

Setelah istirahat kami bergegas bangun kira-kira jam 00:00 dan ternyata keadaan hujan begitu deras, sembari menunggu hujan reda kami makan agar tidak kelelahan saat samiit, sekitar pukul 03:00 hari sabtu 23 juni 2018 perjalanan menuju puncak abadi para dewa dimulai, dari kalimati sampai arcopodo treknya begitu sulit, di udara yang tipis dan keadaan yang sangat dingin kami terus melangkah, hingga ahirnya sepatu kami menginjak pasir terjal yang menunjukan bahwa kami sudah sampai pada batas vegitasi, di situ para pendaki mengantri karena jalanya yang sangat menanjak dan hanya setapak serta di kanan kirinya terdapat jurang, yang mana tidak mungkin para pendaki saling mendahului, kami naik  mrosot dan merosot terus, naik tiga kali langkah seperti naik satu kali. Namun dengan perjuangan yang tak mudah akhirnya pada kurang lebih pukul 07:00 kami tiba di puncak mahameru puncak abadi para dewa dengan ketinggian 3676mdpl dan menyandang setatus puncak teringgi 1 pulau jawa serta puncak tertinggi ke 4 di Indonesia, kami langsung sujud syukur dan perjuanganpun akhirnya tak sia-sia.

    

Loc: puncak mahameru 3676 mdpl

   




Kawah jonggring saloka yang mengeluarkan abu fulkanik setiap 20-30 menit sekali.



Komentar