PERJALANAN
MENUJU PUNCAK ABADI PARA DEWA
Oleh
: m. Uwes al - qoroni
Dengan
ucapan rasa syukur kepada Alloh SWT serta ucapan terimakasih saya haturkan
kepada orang tua saya, serta sahabat/i yang telah membantu melancarkan trip ke
gunung semeru ini, tak lupa kepada saven adventure yang telah mengadakan open
trip mahameru tertanggal 20-25 juni 2018.
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung idaman bagi para pendaki, alamnya yang mempesona dibumbui dengan keindahan ranu kumbolo membuatnya semakin menjadi idaman serta membuat candu para pendaki untuk melangkahkan kakinya lagi di gunung semeru.
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung idaman bagi para pendaki, alamnya yang mempesona dibumbui dengan keindahan ranu kumbolo membuatnya semakin menjadi idaman serta membuat candu para pendaki untuk melangkahkan kakinya lagi di gunung semeru.
Awal perjalanan
dimulai dari hari rabu 20 juni 2018 kira-kira jam 20:00 menggunakan kereta api
mataremaja dari setasiun Pekalongan sampai ke setasiun Malang Kota Baru. Tiba di
setasiun Malang hari kamis 21 juni 2018 pukul 08:00. Alhamdulillah tiba di
Malang dengan selamat walau badan terasa pegel-pegel karena seharian di kereta
hehehe.......
Loc; Stasiun Malang Kota Baru

Loc
: pasar Tumpang
Dari
pasar tumpang ke ranu pani memang cukup melelahkan, namun sensasi naik jeep
bersama sahabat/i serta gugusan indahnya alam yang Alloh ciptakan membuat mata
tak bisa berhenti memandang keindahanya, melewati kebun apel warga serta
melintas di atas luasnya sabana gunung bromo yang begitu indah, tak terasa jeep
berhenti di desa tertinggi yaitu ranu pane, kira-kira sampai ranu pane jam
16:00. Setelah turun kami langsung brifing bersama sahabat saver yang
menjelaskan apa saja yang dilarang di kawasan gunung semeru serta informasi yang
penting lainya.

Loc
: ruang brifing dari sahabat saver
Perjalanan
mendakipun kami mulai kira-kira pukul 17:00, sebelum mendaki kami mulai denagan
brifing ulang serta tak lupa berdoa, dari bascam ranu pani perjalanan sudah mulai menggunakan kaki,
setiap langkah kaki akan sangat bermakna untuk menuju puncak abadi para
dewa.

Loc:
gerbang pendakian gunung semeru
Dari
gerbang kami niatkan untuk ngecam yang pertama itu di ranu kumbolo, awal perjalanan dari gerbang sampai pos 1
berjalan lancar dengan jalur yang
lumayan landai kira-kira sampai pos 1 pukul 20:00, sambil melemaskan kaki dan
menyeruput kopi tiba-tiba hujan menyerbu kita dengan derasnya, kami tunggu
beberapa menit ternyata hujan tak kunjung reda, kamipun memutuskan untuk
lanjutkan perjalanan. Dari pos 1 teryata sampai Ranu kumbolo pukul 00:00 dengan
trek yang becek, kamipun langsung mendirikan tenda di bibir ranu kumbolo dengan
diguyur hujan dan diselimuti dingin, setelah itu kami ganti pakaian, makan dan
tidur, kira kira pukul 02:00 kami tidur. Tak berselang lama hujan semakin deras
mengguyur tenda kami hingga pukul 04:00 air masuk kedalam tenda.... ya
kebanjiran..... saat itu kami menunggu sampai berganti hari,pada saat itu hampir
pupus harapan kami untuk bisa ke puncak namun
tepat hari jumat 22 juni 2018 jam 10:00 ada harapan, matahari muncul
dengan begitu teriknya, kami keluar tenda foto-foto dan memutuskan untuk pacing
ke tempat ngecam ke 2 yaitu di kalimati.

Loc:
ranu kumbolo G Semeru
Dari
ranu kumbolo hari jumat kira-kira pukul 12:30 kami lanjut perjalanan ngecam ke
pos 2 kalimati dimulai, mula-mula kita mengikuti jalan yang mengitari ranu
kumbolo tersebut, sambil memanjakan mata dengan indahnya ranu kumbolo yang
begitu menawan, setelah tak lama berjalan maka di blakang selter ranu kumbolo
akan di temui sebuah tanjakan yang begitu terjal dan menyimpan banyak
mitos
.


Loc: Tanjakan cinta ranu kumbolo
Di tanjakan cinta beredar mitos bahwasanya
siapapun yang mendaki dan memikirkan seseorang yang di cintai tanpa menengok
keblakang dan tanpa istirahat sampai di atas maka orang yang difikirkannya kelak
akan menjadi miliknya. Percaya atau tidak? Ya....semua itu tergantung keyakinan
orang masing-masing.
Setelah
mendaki di tanjakan cinta cukup lama dan turun sedikit lalu kita akan dihadiahi
hamparan sabana yang luas yang disebut dengan nama oro-oro
ombo.

Loc:
oro-oro ombo G semeru
Sesampainya
di oro-oro ombo kami di temukan dengan tanaman berwarna ungu dan hampir mirip
dengan bunga lavender namun sebetulnya itu adalah hama yang sangat banyak
menyerap air sehingga bisa mengalahkan tanaman asli gunung semeru karena itu
para pendaki diperbolehkan memetik menginjak atau membawanya pulang. Di oro-oro
ombo perjalanan kira-kira 1-2 jam sampai di cemoro kandang, dengan jalan yang
landai.

Loc:
cemoro kandang.
Sambil
mengistirahatkan badan setelah melewati oro-oro ombo, di cemoro kandang ini kita
bisa membeli semangka atau jajanan lain yang dijual oleh penduduk. Serta
menikmati sejuknya hutan gunung semeru yang masih rimbun sembari mempersiapkan
tenaga untuk menuju jambangan dengan jalan yang sudah mulai menanjak dan terjal
serta pasir haluspun mulai kita jumpai diarea jalan menuju jambangan dan waktu
yang ditempuh kira-kira 2-3 jam.

Loc:
jambangan G semeru.
Setelah
sampai di jambangan kalian akan melihat gagahnya gunung semeru yang begitu besar
sehingga mata tak ingin berhenti melihatnya, sesekali letupan kawah jonggring
saloka juga terlihat dari sini, sehingga menambah keindahan dan kegagahan gunung
semeru. Kemudian setelah menikmati keindahannya kami melanjutkan perjalanan dari
jambangan ke tempat ngecam ke 2 yaitu di kalimati kira-kira perjalanan dari
jambangan ke kalimati kurang lebih 1-2 jam.

Loc:
kalimati gunung semeru.
Setelah
kami sampai di kalimati kira-kira pukul 17:00 kamipun segera mendirikan tenda,
di ketinggian kurang lebih 2700 mdpl udara dingin yang terasa sungguh menusuk
tulang, kamipun segera membuat kopi, makanan, ganti baju, serta tidur untuk
persiapan samiit besok.
Sebenarnya dari TNBTS (taman nasional bromo tengger semeru) para pendaki tidak diperkenankan untuk mendaki ke puncak batas aman hanya sampai kalimati, jika melebihi kalimati dan pendaki memaksakan diri ke puncak sudah bukan tanggung jawab TNBTS. namun apa daya para pendaki kalau ke semeru belum sampai ke puncak abadi para dewa jadi kurang greget hehehe....
Sebenarnya dari TNBTS (taman nasional bromo tengger semeru) para pendaki tidak diperkenankan untuk mendaki ke puncak batas aman hanya sampai kalimati, jika melebihi kalimati dan pendaki memaksakan diri ke puncak sudah bukan tanggung jawab TNBTS. namun apa daya para pendaki kalau ke semeru belum sampai ke puncak abadi para dewa jadi kurang greget hehehe....
Setelah
istirahat kami bergegas bangun kira-kira jam 00:00 dan ternyata keadaan hujan
begitu deras, sembari menunggu hujan reda kami makan agar tidak kelelahan saat
samiit, sekitar pukul 03:00 hari sabtu 23 juni 2018 perjalanan menuju puncak
abadi para dewa dimulai, dari kalimati sampai arcopodo treknya begitu sulit, di
udara yang tipis dan keadaan yang sangat dingin kami terus melangkah, hingga
ahirnya sepatu kami menginjak pasir terjal yang menunjukan bahwa kami sudah
sampai pada batas vegitasi, di situ para pendaki mengantri karena jalanya yang
sangat menanjak dan hanya setapak serta di kanan kirinya terdapat jurang, yang
mana tidak mungkin para pendaki saling mendahului, kami naik mrosot dan merosot terus, naik tiga kali
langkah seperti naik satu kali. Namun dengan perjuangan yang tak mudah akhirnya
pada kurang lebih pukul 07:00 kami tiba di puncak mahameru puncak abadi para
dewa dengan ketinggian 3676mdpl dan menyandang setatus puncak teringgi 1 pulau
jawa serta puncak tertinggi ke 4 di Indonesia, kami langsung sujud syukur dan
perjuanganpun akhirnya tak sia-sia.

Loc:
puncak mahameru 3676 mdpl

Kawah
jonggring saloka yang mengeluarkan abu fulkanik setiap 20-30 menit
sekali.

Komentar
Posting Komentar